Borneo Education Care Prihatin dengan Gaji Guru Honorer di Kota Pontianak yang Dinilai Tak Manusiawi

- Jumat, 9 Juni 2023 | 10:35 WIB
Borneo Education Care Prihatin dengan Gaji Guru Honorer di Kota Pontianak yang Dinilai Tak Manusiawi.
Borneo Education Care Prihatin dengan Gaji Guru Honorer di Kota Pontianak yang Dinilai Tak Manusiawi.

BORNEOSTREET.ID - Borneo Education Care merasa prihatin dengan keadaan guru honorer yang tidak layak, bahkan dinilai tidak manusiawi.

"Permasalahan mengenai guru honorer setiap tahunnya selalu sama, yaitu upah yang kurang mensejahterakan dan jauh sekali dari upah minimum seharusnya sangatlah tidak manusiawi.

Padahal para guru sangat berjasa bagi pendidikan dan kecerdasan anak bangsa dan seharusnya gaji guru lebih besar mengingat tugas dan tanggung jawab mereka yang sangat berapa," ungkap Ketua Borneo Education Care  Dr. Hwrman Hofi Munawar.

Menurutnya, gaji guru honorer di Kota Pontianak memprihatinkan dan jauh dibawah upah minimum Kota Pontianak tahun 2023, yang telah di tetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur No. 1390 tahun 2022, sebesar Rp 2.750.000.  

Baca Juga: Fakta Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri yang Mengemban 15 Jabatan

Herman Hofi yang juga pengamat Hukum dan kebijakan Publik dari Universitas Panca Bhakti Pontianak mengatakan, gaji guru honor yang berada di bawah standar hidup layak tersebut juga sering mengalami keterlambatan dan biasanya dibayar pertriwulan.

"Jangankan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, untuk menutupi ongkos transportasi  kalau dihitung secara matematis dari rumah ke sekolah saja tidak mencukupi.

Kemana wakil rakyat  di DPRD? Tidak ada suara memperjuangkan nasib guru honorer ini.

Gaji guru honorer sendiri berasal dari dana BOS dan itu jumlahnya sangat terbatas.

BOS itu hanya boleh diambil 20 persen untuk  honor guru.

Padahal banyak cara untuk memperbaiki  kesejahteraan mereka," tambahnya.

Baca Juga: Link Live Streaming dan Prediksi Korea Selatan vs Italia di Semifinal Piala Dunia U20 Argentina, Live TV mana?

Sebagaimana diketahui bahwa  tidak boleh gaji karyawan, termasuk guru honor di bawah  Upah Minimal Kota.

Setiap karyawan berhak mendapatkan gaji sesuai dengan upah minimum Kota, yang berlaku, karena itu merupakan hak bagi para pegawai tidak terkecuali seorang guru.

Seharusnya Pemkot Pontianak sudah memikirkan langkah-langkah  memperbaiki  sistem  penggajian guru honor yang jumlahnya berbeda-beda di setiap sekolah. 

Halaman:

Editor: Yulia Rahmadianti

Sumber: Borneo Education Care

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X